Implementasi SAK-EP di PAM Halmahera Barat
Program Kemitraan Solidaritas (PKS) PERPAMSI kembali menghadirkan kolaborasi antarpengelola air minum untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan. Setelah dari Halmahera Selatan, PAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung mendampingi PDAM Kabupaten Halmahera Barat dalam implementasi aplikasi Laporan Keuangan berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK-EP) yang berlangsung pada 7-9 Juli 2026 di Kantor PDAM Kabupaten Halmahera Barat.
Kegiatan diawali dengan penandatanganan letter of intent (LoI) sebagai bentuk komitmen bersama dalam pelaksanaan program. Penandatanganan dilakukan secara hibrida dan melibatkan PERPAMSI, jajaran Direksi PDAM Kabupaten Halmahera Barat, serta Tim Mentor dari PAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung.
Usai penandatanganan, tim mentor langsung melakukan implementasi teknis yang diawali dengan konfigurasi jaringan dan instalasi aplikasi SAK-EP. Proses ini menghadapi sejumlah tantangan, antara lain konfigurasi jaringan yang telah terintegrasi dengan billing system, kapasitas bandwidth internet yang terbatas, serta perlunya penyesuaian routing agar server PAM Kabupaten Halmahera Barat dapat terhubung dengan server PERPAMSI. Berkat koordinasi antara tim lapangan dan dukungan teknis daring dari Tim IT PERPAMSI, semua kendala berhasil diatasi sehingga aplikasi dapat diinstal dan dijalankan dengan baik.

Secara paralel, Tim Mentor memberikan pendampingan kepada Tim Keuangan mengenai pengolahan data menggunakan Pivot Table yang terhubung langsung dengan database SAK-EP melalui koneksi ODBC. Pada tahap ini ditemukan ketidaksesuaian arsitektur Microsoft Excel dengan ODBC Driver yang menyebabkan koneksi database tidak berjalan optimal. Setelah dilakukan penyesuaian konfigurasi, seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dan memanfaatkan data secara langsung dari database aplikasi.
Implementasi juga disesuaikan dengan kebutuhan operasional perusahaan. Salah satunya adalah penyusunan format rekapitulasi pendapatan berdasarkan golongan tarif pelanggan agar lebih sesuai dengan karakteristik layanan PDAM Kabupaten Halmahera Barat.
Tahap berikutnya difokuskan pada pelatihan penggunaan aplikasi SAK-EP. Tim Keuangan mulai melakukan praktik input transaksi menggunakan data riil perusahaan yang dimulai dari transaksi Januari 2026. Dalam sesi diskusi, peserta juga mengusulkan pengembangan fitur Laporan Arus Kas untuk melengkapi kebutuhan pelaporan keuangan. Masukan tersebut diterima sebagai bagian dari penyempurnaan aplikasi pada pengembangan berikutnya.


Keberhasilan implementasi ini menjadi langkah awal bagi PDAM Kabupaten Halmahera Barat dalam menyusun laporan keuangan berbasis SAK-EP secara lebih terstruktur, akurat, dan mandiri. Sebagai tindak lanjut, perusahaan akan melanjutkan input seluruh transaksi hingga kondisi terkini. Sementara, fasilitator PERPAMSI bersama Tim Mentor akan melakukan pendampingan dan monitoring berkala, termasuk pengembangan fitur aplikasi serta evaluasi hasil implementasi.
“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa Program Kemitraan Solidaritas tidak hanya menjadi sarana berbagi pengalaman, tetapi juga mempercepat penguatan tata kelola keuangan BUMD AM melalui transfer pengetahuan dan praktik terbaik antaranggota PERPAMSI,” ujar Gilang Sandhika, fasilitator PKS PERPAMSI. Ia menambahkan, program ini dimulai pada 30 Maret 2026 dengan penyusunan Chart of Account secara daring, dilanjutkan diskusi secara intensif melalui zoom dan grup diskusi whatsapp. Aplikasi dan teknis penyesuaian aplikasi didukung oleh tim Mentor dan infrastruktur server oleh PERPAMSI. DA/Sumber: Laporan Fasiliatator PKS PERPAMSI







