Rakerda PD PERPAMSI Sumut, Ikhtiar Mengejar Perbaikan

Rakerda PD PERPAMSI Sumut, Ikhtiar Mengejar Perbaikan

PDAM-PDAM di Sumatera Utara masih terkendala oleh banyak hal untuk menjadi PDAM yang sehat dan maju. Karena itu, perlu upaya nyata yang dilakukan secara bersama-sama agar dapat mengejar ketertinggalan. Melalui rakerda, semua PDAM anggota dapat duduk bersama memikirkan langkah-langkah strategis yang dapat ditempuh.

Pengurus Daerah (PD) PERPAMSI Sumatera Utara sukses menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tahun 2018, di Batam, (10/7). Bertempat di Hotel Nagoya Plasa Batam, Rakerda dihadiri oleh Ketua PD PERPAMSI Sumut Heri Batanghari, Wakil Ketua Badri Kalimantan dan para anggota PD PERPAMSI Sumut. Turut menghadiri acara, Ketua Umum PERPAMSI Erlan Hidayat dan Ketua Departemen PP PERPAMSI Sapriansyah.

Dalam sambutannya, Heri Batanghari menilai masalah yang dihadapi PDAM pada umumnya, dan PDAM di wilayah Sumatera Utara khususnya lebih banyak berkutat di wilayah manajemen dan keuangan. Tercatat, dari 19 PDAM anggota di Sumatera Utara, baru delapan PDAM yang sehat. Sisanya, sebanyak lima PDAM kurang sehat, lima sakit, dan satu belum dinilai.

Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, PD PERPAMSI Sumut telah mencanangkan sejumlah program, di antaranya Pelatihan Manajemen Air Minum Berbasis Kompetensi yang bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Tirta Dharma (YPTD), di Medan, yang sudah dimulai awal 2018. Selain itu, pada September 2018 mendatang, direncanakan akan dilaksanakan juga Diklat Bimbingan Teknis yang merupakan kerja sama PD PERPAMSI Sumut dengan Balai Teknik Air Minum Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR.

Menanggapi permasalahan tersebut, Erlan Hidayat selaku Ketua Umum PERPAMSI mengimbau agar daerah-daerah seperti di Sumatera Utara tidak segan untuk membuat program, dan mengajukannya ke PP PERPAMSI sehingga PP PERAMSI dapat ikut andil memberikan bantuan. “Kenapa begitu? Agar kalau PDAM di daerah sehat, maka pusat juga akan ikut sehat,” ujar Erlan.

Secara khusus, Erlan meminta kepada PDAM Tirtanadi Medan agar kembali “turun gunung” berperan serta menjadi mentor bagi PDAM-PDAM lain yang membutuhkan. “Medan sudah lama tidak menjadi mentor, saya minta tolong ini dihidupkan lagi, dan PERPAMSI akan subsidi. Dengan begitu, PDAM-PDAM di Sumatera Utara ini akan berkembang lagi,” imbuh sosok yang juga Direktur Utama PAM Jaya.

Seperti diketahui, untuk mendorong kemajuan PDAM-PDAM anggotanya, PP PERPAMSI  memiliki sejumlah program, di antaranya Kemitraan Solidaritas dan On the Job Training. Pada Program Kemitraan Solidaritas, misalnya, PDAM yang telah maju seperti Tirtanadi Medan dapat menularkan kemampuannya atau sharing kepada PDAM lain untuk hal-hal yang masih menjadi kendala. Dengan demikian, diharapkan akan terjadi pemerataan kemampuan di antara PDAM-PDAM di seluruh Indonesia. RS

 

Comments

Berita Lainnya: