BUMD Air Minum Dominasi Penghargaan TOP BUMD 2018

BUMD Air Minum Dominasi Penghargaan TOP BUMD 2018

Dari total 150 BUMD yang mendapat Anugerah TOP BUMD 2018 yang diselenggarakan Majalah BusinessNews Indonesia bersama Asia Business Research Center, sebanyak 30-an adalah BUMD air minum. Ini membuktikan semakin banyak BUMD air minum yang kinerja dan pelayanannya diakui secara nasional.

TOP BUMD 2018 diselenggarakan di Rafflesia Grand Balai Kartini, Jakarta, Kamis (3/5). Dihadiri sekitar 750 peserta, termasuk kepala daerah dan top manajemen BUMD seluruh Indonesia, tema yang diangkat adalah "BUMD Hebat, Kunci Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia". Tahun ini, penilaian dan proses seleksi pemenang digelar secara ketat dan rinci, dalam waktu beberapa bulan.

Selain dihadiri para kepala daerah dan top manajemen penerima TOP BUMD, kegiatan ini juga dihadiri Ketua Dewan Perwakilan Daerah Oesman Sapta, Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Ketiganya diberi kesempatan menyampaikan keynote speech.

Oesman Sapta banyak memberikan suntikan semangat kepada para manajer BUMD untuk terus membangun daerah melalui BUMD. Menurutnya, kemakmuran Indonesia harus dimulai dari memakmurkan daerah terlebih dahulu. Baru Indonesia bisa makmur. BUMD yang modalnya dari kekayaan daerah ini harus bangkit. Sementara Zulkifli Hasan menyoroti masalah bangsa Indonesia ke depan dalam mengelola kekayaan yang ada untuk mensejahterakan rakyat dan mencerdaskan bangsa. Menurutnya, BUMD harus diberikan konsesi yang luas dalam pengelolaan kekayaan negara.

Sementara Mendagri Tjahjo Kumolo menyinggung pengelolaan BUMD di Indonesia yang sebagian besar masih belum mengedepankan profesionalisme dan tata kelola perusahaan yang baik. Mendagri juga menjelaskan bahwa pemerintah pusat telah memberikan berbagai pendapat dan regulasi dalam pengembangan BUMD. Khusus PDAM, katanya, pemerintah bahkan telah memberikan subsidi hingga Rp 4 triliun untuk permodalan.

M. Lutfi Handayani, Ketua Penyelenggara TOP BUMD 2018 memaparkan, peserta TOP BUMD 2018 disaring dari lebih 2.000-an BUMD di seluruh Indonesia. Kemudian diseleksi menjadi 200 BUMD Finalis. Dari Finalis tersebut, sebanyak 150 BUMD finalis yang mengikuti proses penilaian lanjutan secara lengkap. Jumlah peserta ini, meningkat 42,1 % dibanding tahun lalu dimana sebanyak 79 BUMD finalis yang mengikuti proses penilaian secara lengkap.

Sejumlah lembaga penilai dan konsultan ikut sebagai penilai antara lain Asia Business Research Center, Alvara, Sinergi Daya Prima, PPM Manajemen, Melani K. Harriman Associates dan lain-lain. Setiap peserta yang mengikuti penjurian, mendapatkan feedback/ nilai tambah berupa masukan dan saran saran dari Dewan Juri untuk perbaikan pengelolaan usaha dimasa yang akan datang.

Lutfi berharap melalui kegiatan TOP BUMD ini akan semakin banyak bermunculan BUMD-BUMD hebat, yakni BUMD yang terus melakukan perbaikan dalam pengelolaan usahanya, sehingga dapat lebih berkontribusi dalam pembangunan perekonomian di daerah maupun di tingkat pusat.

Beberapa BUMD air minum yang mendapatkan Anugerah TOP BUMD 2018 yakni PDAM Kota Malang, PDAM Kabupaten Bogor, PDAM Kota Makassar, PDAM Kabupaten Buleleng, PDAM Kota Palopo, PDAM Kota Bandung, PT Adhya Tirta Batam, PDAM Kabupaten Gowa, PDAM Kabupaten Sleman, PDAM Kabupaten Badung, PDAM Kabupaten Malinau, PDAM Kabupaten Gorontalo, PDAM Polewali Mandar, PDAM Kabupaten Kutai Timur, PDAM Intan Banjar dan lain-lain. Red

 

Comments

Berita Lainnya: